Logo

Fungsi dan Langkah Pemasangan Guardrail

Fungsi dan Langkah Pemasangan Guardrail

 Guardrail merupakan komponen keamanan jalan raya yang terbuat dari baja yang dilapisi hot dip galvanis sehingga tahan terhadap segala cuaca dan anti karat. Guardrail ini dipasang pada jalan yang berbahaya, misalnya seperti jalan menurun, jalan belokan tajam, jalan bebas hambatan, dll. Fungsi utama guardrail adalah menahan laju kendaraan yang menabraknya sehingga tidak keuar jalur atau bahkan terlempar ke jurang atau sungai. Lembaran baja diproses menggunakan mesin cold-tool sehingga menghasilkan w-beam yang berkualitas.

 

Apakah fungsi guardrail?

Guardrail bekerja dengan cara menahan energi kinetik kendaraan yang menabraknya, sehingga kendaraan tidak terlempar keluar jalur jalan, membuat kendaraan tetap berada di area jalan, mengurangi goncangan hebat, sehingga dampak buruk kecelakaan dapat dikurangi. Akibat kecelakaan bisa saja lebih parah bila tidak ada guardrail yang melindungi sisi jalan.

 

Apa saja komponen guardrail?

  1. Beam, lempengan baja memanjang yang tampak sampingnya berbentuk w, komponen iki adalah komponen utama yang nantinya menahan kendaraan
  2. Post, tiang penyangga beam
  3. Steel blok, penghubung antara beam dan post
  4. End blok, bagian tepi yang dipasang di ujung guardrail
  5. Reflektor, untuk memantulkan cahaya sehingga pengendara tahu letak guardrail ketika malam hari
  6. Mur baut, untuk mengunci komponen-komponen guardrail

 

Bagaimana langkah pemasangan guardrail?

Sebelum dipasng, terlebih dahulu harus dilakukan survey, pengukuran dan persiapan material, selanjutnya baru dilakukan pemasangan guardrail.

  1. Pertama-tama pasang rambu trafic cone agar orang tidak mengakses area kerja
  2. Semua pekerja memakai rompi scotlight, untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan
  3. Gali tanah yang nantinya berguna untuk menanam post penyangga beam
  4. Untuk menghindari adanya penurunan tanah, bagian dalam lubang post dikeraskan dedngan cara menambahkan pasir pada dengan ketebalan 10 cm
  5. Pasang post dengan posisi tegak
  6. Setelah itu giliran steel blok dan beamnya yang dipasang, pasang baut-baut penguncinya kemudian di cek kelurusan dan ketinggiannya
  7. Dilakukan pengecoran pada bagian bawah post atau tiang penyangga
  8. Selesai pengecora, beton dilindungi dari pengeringan dini dengan cara menyiramnnya atau menutup dengan karung ghoni selama 3 sampai 7 hari
  9. Setelah semua komponen guardrail, mulai dari post, steel blok, beam, end blok terpasang dengan baik, makan finishingnya dipasang reflector agar ketika dimalam hari pengendara dapat mengetahui keberadaan atau batas guardrail

 

Nah itu tadi adalah informasi seputar guardrail,  mulai dari pengertiannya, fungsi guardrail, dan cara pemasangannya. Semoga artikel ini bermanfaat. Bila saat ini anda sedang mencari guardrail berkualitas dengan harga terjangkau, anda dapat menghubungi PT. Karya Utama Steel. Kami menerima pembelian guardrail dalam jumlah sedikit maupun banyak. Kami siap membantu pengiriman guardrail ke seluruh wilayah Indonesia.

Berikut adalah spesifikasi guardrail yang kami jual:

  • Beam: 2,67mm x 310mm x 4320mm
  • End Block: 2,67mm x 750mm
  • Post: (4,5 mm x 75mm x 175mm x 1800mm) , (5,0 mm x 75mm x 175mm x 1800mm), (6,0 mm x 75mm x 175mm x 1800mm)
  • Steel Block: (4,5mm x 75mm x 175mm x 350mm), (5,0mm x 75mm x 175mm x 350mm), (6,0mm x 75mm x 175mm x 350mm)
  • Mur dan Baut Guard Rail: 5/8 x 1 1/4
  • Mur dan Baut Hexagon: 5/8 x 1 1/2
  • Mur dan Baut Ring Guard Rail: 5/8 x 1 3/4
  • Guard Rail Reflector

 Anda bisa membeli seperangkat guardrail yang mencakup semua komponen diatas, tetapi bila anda hanya perlu komponen tertentu, anda juga bisa membelinya pada kami.

 

Untuk Informasi Lebih Lanjut Tentang Guardrail, Silahkan Hubungi kami !!
081-357-605-040
karyautama.steel@gmail.com
 

Social Media

Ikut kami di social media